DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENGARUH PEMBANGUNAN BENDUNGAN SEPAKU SEMOI TERHADAP BANJIR DI HILIR SUNGAI SEPAKU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Rompis, Novilanny Appleangeline
Subject
AS Academies and learned societies (General) 
Datestamp
2022-07-19 06:50:25 
Abstract :
Salah satu faktor penyebab banjir di Kabupaten Penajam Paser Utara adalah curah hujan yang tinggi, dimana daerah tersebut memiliki rata - rata curah hujan sebesar 300 mm dan terdapat limpasan yang berasal dari hulu sungai yang mengakibatkan sekitar 296 rumah warga serta fasilitas umum terendam banjir. Hal ini tentu saja mempengaruhi kondisi eksisting di daerah tersebut. Kondisi eksisting di daerah Kabupaten Penajam Paser Utara menunjukkan masih rendahnya daerah resapan air dan kurang optimalnya sistem drainase dalam menyalurkan air sehingga masih banyak daerah yang terdampak banjir. Dalam penanggulan banjir ini, Dinas Pengairan Kabupaten Penajam Paser Utara merencanakan pembangunan bendungan dalam rangka pengendalian banjir dan peningkatan kebutuhan air baku, yaitu Bendungan Sepaku Semoi. Penelitian ini menggunakan analisis hidrologi dengan data hujan harian maksimun 10 tahun terakhir. Delineasi batas DAS Sepaku yang didapatkan dari beberapa data DEM (Digital Elevation Model) dengan menggunakan program bantu ArcGIS. Analisis tutupan lahan menggunakan metode curve number yang diklasifikasikan berdasarkan bilang angka CN. Analisis debit banjir menggunakan HEC-HMS dengan metode SC-SCN yang hasilnya akan dikalibrasi dan divalidasi dengan debit observasi yang berasal dari lapangan. Analisis tinggi muka air banjir menggunakan HEC ? RAS dengan permodelan 1D dan analisis luas genangan menggunakan HEC ? RAS dengan permodelan 2D. Hasil dari permodelan ini menunjukkan bahwa Bendungan Sepaku Semoi dapat mengurangi debit banjir, tinggi muka air banjir, dan luas genangan. Dimana Bendungan Sepaku Semoi dapat mereduksi debit banjir pada periode ulang 100 tahun sebesar 48.470% dan dapat mengurangi luas genangan sebesar 17.038 ha. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan