Abstract :
Saat ini energi listrik sudah menjadi suatu hal yang penting dalam kehidupan. Seiring meningkatnya aktivitas manusia, maka berbanding lurus dengan permintaan akan penggunaan energi listrik yang semakin meningkat juga.
Pada suatu sistem kelistrikan umumnya mengeporesikan beban linear dan nonlinear. Pengoperasian beban nonlinear ini akan menimbulkan harmonisa pada sistem kelistrikan. Munculnya harmonisa ini dapat memberikat dampak yang buruk pada sistem kelistrikan. Dampak buruk yang diberikan yaitu dapat membuat menurunnya kualitas daya pada sistem, dan penggunaan energi listrik yang menjadi tidak efisien. Oleh itu, diperlukan suatu peralatan filter harmonisa untuk mengurangi kandungan harmonisa pada sistem kelistrikan. Pada penelitian ini menggunakan Shunt Active Power Filter agar dapat mengurangi kandungan harmonisa pada sistem kelistrikan gedung laboratorium terpadu ITK. Untuk mendapatkan hasil yang optimal SAPF menggunakan pengendali PI. Dalam mengetahui nilai THD pada sistem kelistrikan dilakukan tiga metode percobaan, yaitu pada saat beban terpasang secara keseluruhan yaitu 100%, pada saat beban hanya terpasang 50%, dan pada saat beban yang terpasang hanya 25%. Dari hasil simulasi yang dilakukan berdasarkan fariasi beban didapatkan nilai THD arus pada sistem secara berturut-turut yaitu 20,39%,19,12%, dan 17,67%. Penambahan SAPF pada sistem dapat mereduksi harmonisa sistem yaitu sebesar 11,65% pada beban terpasang 100%, 8,15% pada beban terpasang 50% dan 11,29% pada beban terpasang 25%. Pada pengujian juga dilakukan perbandingan antara SAPF dengan Passive Single Tuned Filter. Dari hasil perbandingan didapatkan pada beban terpasang 100% SAPF dapat mereduksi harmonisa sebesar 11,65% dan Passive Single Tuned Filter dapat mereduksi harmonisa sebesar 10,87%. Pada kondisi beban yang terpasang hanya 50 % SAPF dapat mereduksi harmonisa sebesar 8,15% dan Passive Single Tuned Filter dapat mereduksi harmonisa sebesar 9,6%. Untuk kondisi beban yang terpasang hanya 25% SAPF dapat mereduksi harmonisa pada sistem sebesar 11,29% dan Passive Single Tuned Filter dapat mereduksi harmonisa sebesar 9,39%.