Abstract :
Baja tahan cuaca merupakan salah satu baja paduan berkekuatan tinggi yang diaplikasikan pada kerangka struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media quenching dan variasi temperatur tempering terhadap struktur Mikro, kekerasan, laju korosi melalui proses proses quench-temper untuk aplikasi baja tahan cuaca. Baja Laterit A-588 dipanaskan pada temperature austenisasi 850?C selama 1800 detik, kemudian didinginkan cepat pada media air dan larutan garam Na2SO4. Proses temper dilakukan pada temperature 200?C dan 300?C. Pengujian kekerasan untuk mengetahui sifat mekanik dan pengujian korosi dilakukan dengan 3 metode yaitu immers,wet/dry cyclic,dan polarisasi potensiodinamik. Hasil pengujian metalografi menunjukkan bahwa fasa martensit atau martemper yang bervariasi sesuai dengan perlakuan panas dari sampel QA ke QTG300?C adalah martensit 82%, martensit temper 81%, martensit temper 84%, martensit 84%, martensit temper 91%, martensit temper 86%. Hasil uji kekerasan dari sampel AR ke QTG300?C adalah 35,15 HRC, 47,77 HRC, 45,44 HRC, 45,9, 49,1 HRC, 48,4 HRC, 46,42 HRC. Hasil laju korosi weight losss immers dan wet dry cyclic dari sampel QTA200?C ke QTG300?C memiliki nilai laju korosi sebesar 9.80, 10.89, 12.62, 9.34 mpy dan 41.18, 44.53, 44.14, 43.55 mpy. Hasil uji korosi polarisasi dari sampel QTA200?C ke QTG300?C memiliki nilai laju korosi sebesar 1.401, 1.354, 1.272, 1.332 mpy.
Kata Kunci : Fasa, Martensit temper, quench temper