DETAIL DOCUMENT
Perencanaan Jalur Pedestrian Pada Kawasan Perdagangan dan Jasa di Koridor Jalan MT Haryono Kota Balikpapan dengan Konsep Perencanaan Walkability (Studi Kasus: Jembatan MT Haryono Hingga Simpang Lampu Merah Tugu Beruang Madu) - Submit Journal
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Kumandang, Enggal Muluk
Subject
TE Highway engineering. Roads and pavements 
Datestamp
2022-07-19 03:48:23 
Abstract :
Koridor Kawasan perdagangan dan jasa Jalan MT. Haryono Kota Balikpapan tepatnya dari Jembatan MT. Haryono hingga Lampu Merah Tugu Beruang Madu memiliki karakteristik mobilitas yang tinggi oleh kendaraan bermotor. Dengan kondisi tersebut, dibutuhkan upaya untuk mendorong pergerakan non-motorized. Salah satu upaya yang telah dilakukan yaitu penyediaan jalur pejalan kaki di Kawasan perdagangan dan jasa. Namun, jalur tersebut memiliki beberapa masalah seperti rusaknya beberapa ruas trotoar, kendaraan bermotor yang sering parkir sekitaran trotoar, hingga tidak ada ubin pemandu untuk pengguna disabilitas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jalur pejalan kaki pada kawasan perdagangan dan jasa di Koridor Jalan MT. Haryono menggunakan konsep walkability. Penelitian ini menggunakan analisis kesesuaian walkability, tingkat kepuasan masyarakat, dan analisis Photo Mapping. Hasil analisis kesesuaian didapatkan bahwa segmen 1 wilayah penelitian belum sesuai dengan variabel indikator walkability dan perlu adanya perbaikan infrastruktur jalur pejalan kaki dan penambahan fasilitas pendukung seperti kursi, tempat sampah, CCTV, tanaman peneduh, hingga ubin pemandu. Sedangkan pada segmen 2 hampir seluruh variabel telah sesuai dan memerlukan perawatan terhadap beberapa fasilitas jalur pejalan kaki. Pada analisis tingkat kepuasan masyarakat yang menggunakan metode Multicriteria Satisfaction Analysis ini didapatkan prioritas perencanaan dari 4 indikator walkability. Hasil analisis ini menunjukkan pada segmen 1 memerlukan perencanaan pengembangan indikator keamanan dan kenyamanan sedangkan segmen 2 memerlukan perencanaan terkait pengembangan indikator keselamatan dan keindahan. Hasil Analisis Photo Mapping menunjukkan perlu penambahan fasilitas pembatas jalan, ubin pemandu, tanda larangan parkir, kursi peristirahatan, jalur hijau, perbaikan infrastruktur jalaur pedestrian, dan perbaikan fasilitas zebra cross pada segmen 1. Untuk segmen 2 memerlukan penambahan penanda larangan parkir, peredam kecepatan, kursi, tempat sampah, jalur hijau, dan memerlukan perawatan terhadap tanaman liar yang tumbuh di sepanjang jalur pejalan kaki Kata Kunci : Jalur Pedestrian, Walkability, Multicriteria Satisfaction Analysis, Photo Mapping Analysis, Balikpapan 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan