Abstract :
PT.XYZ merupakan pabrik kayu yang memproduksi kayu lapis (Plywood). Kayu lapis (plywood) merupakan lapisan veneer yang ditumpuk dan terdiri dari 3 ply (3 lapis). Perusahaan ini telah memperkerjakan kurang lebih 3700 tenaga kerja. Dengan hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa pekerja tidak akan mengalami kecelakaan kerja pada saat melakukan kegiatan produksi kayu lapis. Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ yang bertujuan untuk dapat mengidentifikasi potensi bahaya, dapat menentukan tingkat risiko, dan dapat mengetahui upaya pengendalian risiko yang disebabkan oleh potensi bahaya pada proses produksi kayu lapis. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode HIRARC. Penilaian risiko menggunakan kategori likelihood dan severity dengan standar AS/NZS 4360:2004. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengisi lembar HIRARC, serta dilakukan observasi dan wawancara kepada expert judgement kegiatan produksi kayu lapis di PT. XYZ. Terdapat sebanyak 19 aktivitas pekerjaan yang menciptakan sebanyak 123 potensi bahaya diantaranya bahaya fisik sebanyak 73 potensi, bahaya kimia sebanyak 4 potensi, bahaya biologi sebanyak 11 potensi, bahaya ergonomi sebanyak 20 potensi, dan bahaya psikologi sebanyak 15 potensi. Risiko yang dihasilkan dari potensi bahaya yaitu sebanyak 147 risiko. Hasil penilaian risiko pada proses produksi kayu lapis di PT. XYZ menunjukkan sebanyak 30 tingkat risiko kategori low dengan persentase 21%, 71 tingkat risiko kategori medium dengan persentase 48%, 46 tingkat risiko kategori high dengan persentase sebesar 31%, dan tidak ditemukan tingkat risiko kategori extreme. Pengendalian risiko yang digunakan pada penelitian ini yaitu eliminasi, subtitusi, rekayasa engineering, administrasi, dan alat pelindung diri (APD).
Kata Kunci : Bahaya, Produksi, Risiko