Abstract :
Persaingan yang semakin kuat di dunia industri saat ini mendorong semua perusahaan untuk dapat bersaing dengan mengutamakan produk yang ditawarkannya, salah satunya adalah smartphone. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pangsa pasar smartphone terbesar di Asia, dengan jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia yang mencapai 177 juta orang pada tahun 2021 menurut data yang dirilis lembaga riset Statista pada bulan Maret 2022. Dengan kondisi tersebut, banyak perusahaan smartphone yang selalu mengikuti arah perkembangan media teknologi komunikasi yang canggih dan menawarkan berbagai fasilitas yang lengkap dan menarik untuk mendorong masyarakat membeli produk tersebut. Salah satu metode yang dapat dipakai untuk memodelkan kondisi tidak pasti tersebut adalah rantai Markov waktu diskrit yang dapat diimplementasikan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan dan memprediksi kejadian di masa mendatang. Karena itulah tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola perpindahan penggunaan smartphone yang dilakukan oleh konsumen dan memprediksi perpindahan pangsa pasar smartphone untuk periode yang akan datang. Hasil penelitian diperoleh bahwa kondisi steady state atau keseimbangan dicapai pada periode ke-10 atau pada tahun 2032 dengan persentase steady state setiap mereknya yaitu Samsung = 22,11%, Oppo = 20,79%, Xiaomi = 17,01%, Vivo = 11,66%, Realme = 11,45%, Apple = 10,14%, dan merek-merek lainnya = 6,99%. Kenaikan pangsa pasar diprediksi akan terjadi pada merek Oppo, Realme, dan Vivo, sedangkan penurunan pangsa pasar akan terjadi pada merek Apple, Samsung, Xiaomi, dan merek lainnya.