Abstract :
Beton pada dasarnya adalah campuran yang terdiri dari agregat kasar dan agregat
halus yang dicampur dengan air dan semen sebagai pengikat dan pengisi antara
agregat kasar dan agregat halus, kekurangan dari beton tradisional adalah
penyerapan air yang tinggi menyebabkan penurunan ketahanan beku, ketahanan
kimia rendah, modulus elastisitas rendah, kekuatan impak rendah dan waktu
pengerasan yang lama untuk mencapai sifat maksimum selama 28 hari. Sehingga
terciptalah adanya bahan baru yang terdiri dari agregat dan pengikat resin polimer
yang sedang dikembangkan untuk aplikasi sebagai bahan konstruksi dengan sifat
yang lebih unggul dari pada beton semen pada umumnya, sehingga beton polimer
telah dikembangkan dan diselidiki. Penelitian kali ini menggunakan
bahan dasar resin poliester dan agregat pasir. Resin poliester merupakan salah satu
jenis polimer termoset yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti suku
cadang otomotif, komposit dan konstruksi karena karakteristik pemrosesan yang
sesuai dan harga yang terjangkau. Untuk memanfaatkan material lokal maka
digunakanlah pasir lokal Kalimantan, dimana dari hasil pengujian XRF dan XRD
pasir lokal Kalimantan termasuk ke dalam jenis pasir silika. Penelitian kali ini
memvariasikan fraksi berat resin poliester yang digunakan untuk mengetahui
pengaruhnya terhadap karakterisasi beton polimer seperti porositas, penyerapan air,
kekuatan tekan, dan pengamatan makro. Variasi fraksi berat yang digunakan adalah
20%, 25% dan 30%. Pengujian kekuatan tekan dilakukan pada umur beton ke 7
hari. Hasil dari pengujian porositas untuk fraksi berat resin epoksi 10% sebesar
0,59%, fraksi berat resin poliester 20% sebesar 0,57% dan fraksi berat resin
poliester 30% sebesar 0.52%. Nilai rata-rata penyerapan air untuk spesimen dengan
fraksi berat resin 20%, 25%, 30% berturut-turut adalah sebesar 0,27%, 0.24%, dan
0.19%. Nilai rata-rata kuat tekan untuk fraksi berat resin poliester 20% adalah 56,96
MPa, fraksi berat resin poliester 25% sebesar 60,76MPa, dan untuk fraksi berat
resin poliester 30% sebesar 66,9 MPa.