DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) Terhadap Kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Taman Kota Samarinda - Submit Journal
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Nadeak, Laurency Debora
Subject
GE Environmental Sciences 
Datestamp
2022-07-19 03:52:25 
Abstract :
Kota Samarinda merupakan Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, dengan luas wilayah sebesar 717,4 km2. Kota Samarinda memerlukan RTH yang cukup dan berkualitas sehingga agar RTH dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik sesuai dengan fungsinya secara optimal. Akan tetapi pada kondisi eksisting yang dimiliki oleh RTH Publik khususnya Taman Kota di Samarinda, pada Taman Teluk Lerong Garden, Taman Mahakam Lampion Garden, dan Taman Cerdas, kualitas taman kota tersebut diindikasikan kurang maksimum karena terdapat beberapa permasalahan PKL. Yang diindikasikan dapat menurunkan kualitas taman kota dalam menciptakan kenyamanan bagi pengunjung, terjadinya dominasi penggunaan ruang akibat aktivitas PKL, dan menghalangi terlaksananya fungsi taman kota sebagai ruang publik. Sehingga diperlukan analisis lebih lanjut untuk mengertahui pengaruh dari aktivitas PKL terhadap kualitas Kawasan RTH publik Taman Kota Samarinda dengan menggunakan data aktivitas PKL, kualitas RTh publik Taman Kota Samarinda, dan analisis SEM-PLS. Berdasarkan hasil analisis SEM-PLS, diperoleh hasil berupa model aktivitas PKL terhadap kualitas Kawasan RTH publik Taman Kota Samarinda. Model yang dihasilkan memiliki nilai R-Square sebesar 67,6% dan dapat dikategorikan sebagai model yang kuat (Sarwono, 2015). Selain itu model memiliki nilai p-values sebesar 0,000 atau kurang dari 0,05, memiliki nilai t-statistik lebih dari 1,96, dan nilai koefisien jalur sebesar -0,822. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas PKL berpengaruh signifikan terhadap kualitas RTH publik Taman Kota Samarinda dan dengan koefisien jalur yang bernilai negatif (-) dan semakin mendekati 1, maka pengaruh antar variabel adalah berlawanan arah. Hal tersebut berarti bahwa jika aktivitas PKL sebagai variabel eksogen meningkat/naik, maka kualitas RTH sebagai variabel endogen akan menurun. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan