DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Arus Flux Cored Arc Welding (FCAW) Metode Wire Arc Additive Manufacturing (WAAM) Terhadap Struktur Mikro, Nilai Ketangguhan Dan Kekerasan - Submit Journal/Konferensi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Yahya, Wahyudi
Subject
TN Mining engineering. Metallurgy 
Datestamp
2022-07-19 06:27:02 
Abstract :
Wire arc additive manufacturing (WAAM) merupakan proses manufaktur aditif dimana prinsip kerjanya pengelasan dilakukan lapis demi lapis diatas logam substrat menggunakan busur listrik sebagai sumber panas dan kawat logam sebagai bagai bahan baku. Penelitian ini menggunakan teknologi FCAW metode WAAM dengan variasi arus yang digunakan yaitu 150 A, 160 A dan 170 A serta demgan elektroda yang digunakan yaitu E71T-1C. Aspek penting dalam proses WAAM adalah masukan panas. Dari variasi arus yang diterapkan dapat mempengaruhi masukan panas, ukuran butir, struktur mikro, sifat ketangguhan dan kekerasan. Kemudian tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh arus FCAW terhadap struktur mikro, nilai ketangguhan dan kekerasan weld metal menggunakan metode WAAM. Pada struktur mikro, semakin tinggi arus yang digunakan maka masukan panasnya juga ikut meningkat, sehingga ukuran butir yang dihasilkan akan semakin besar. Persentase fasa yang didapatkan dominan ferrite dan sedikit pearlite. Pada arus 170 A didapatkan fasa ferrite yang lebih banyak dari 2 variasi arus lainnya, sedangkan pada variasi arus 150 A didapatkan fasa pearlite yang lebih banyak dari 2 vaiasi arus lainnya. Meningkatnya fasa ferrite meningkatkan nilai ketangguhan, sedangkan menurunnya fasa pearlite menurunkan nilai kekerasan. Peningkatan arus akan menaikan nilai ketangguhan sedangkan nilai kekerasan menurun. Pada penelitian ini nilai rata-rata ketangguhan tertinggi didapatkan pada variasi arus 170 A sebesar 2,1098 J/mm2 dan nilai kekerasan tertinggi didapatkan pada variasi arus 150 A sebesar 19,13 HRD. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan