DETAIL DOCUMENT
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI Fe(NO3)3.9H2O DENGAN EKSTRAK ANANAS COMOSUS TERHADAP ADSORPSI METHYLENE BLUE
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Betteng, Riris
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-07-19 05:58:25 
Abstract :
Methylene blue (MB) merupakan salah satu zat warna yang sering digunakan khususnya pada industri tekstil sehingga dapat mencemari ekosistem perairan dan berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Penelitian ini dilakukan untuk membuat katalis Fe2O3 untuk degradasi limbah methylene blue dengan menggunakan metode adsorpsi. Salah satu material yang sering diteliti akhir-akhir ini sebagai adsorben yaitu nanopartikel. Nanopartikel yang dapat digunakan sebagai katalis dalam pengolahan air limbah yaitu besi oksida. Metode yang dapat untuk menghasilkan nanopartikel adalah green synthesis. Dalam metode ini, adsorben yang digunakan dari katalis ekstrak daun nanas sebagai pereduktor Fe(NO3)3.9H2O menjadi hematit (?-Fe?O?) untuk degradasi limbah methylene blue dengan memvariasikan konsentasi Fe(NO3)3.9H2O yiatu 1M, 0,5M, dan 0,1M. Katalis yang diperoleh kemudian dilakukan pengujian karakterisasi seperti pengujian XRD, SAA, dan SEM untuk mengetahui karakterisasi dari Fe2O3. Selanjutnya masing-masing variasi dikontakkan terhadap methylene blue serta dilakukan pengujian visual test selama 7 hari dan UV-Vis dengan waktu 0, 2, 4, 6, 8, 24 jam. Dalam pengamatan visual diperoleh perubahan warna yang signifikan pada konsentrasi prekursor 0,1M. Persen degradasi tertinggi terjadi pada ?-Fe2O3 dengan konsentrasi 0,1M pada waktu kontak selama 24 jam. Berdasarkan pengujian XRD, SAA, dan SEM pada konsentrasi 0,1M hasil nanopartikel ?-Fe2O3, dengan degradasi serta sifat yang paling baik dibandingkan konsentrasi 0,5 M dan 1 M. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan