DETAIL DOCUMENT
Studi Pengaruh Geometri dan Arsitektur Pori Pada Pembuatan Perancah Tulang Polylactic acid (PLA) Melalui Metode 3D Printing-Submit Journal/Konferensi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
S, Friska Claudia
Subject
QM Human anatomy 
Datestamp
2022-07-19 06:03:56 
Abstract :
Perancah tulang merupakan metode pengobatan rekayasa jaringan dengan struktur biomaterial tiga dimensi yang digunakan sebagai wadah sementara jaringan baru dalam rekonstruksi cacat tulang. Pada perancah tulang, material yang digunakan harus memiliki sifat mekanik dan biologis yang baik yang dapat menahan beban fisiologis dan dapat terdegradasi saat di implan ke dalam tulang. Pada penelitian ini digunakan polylactic-acid (PLA) karena bersifat biodegradable, biokompabilitas, dan sifat mekanik yang mirip dengan tulang alami, namun bersifat hidropobik. Dalam perancangan perancah tulang, kesesuaian porositas dan sifat mekanik sangat diperlukan. Hal ini dapat dicapai dengan melakukan kontrol pada arsitektur perancah tulang. Pada penelitian ini perancah tulang dibuat dengan 3D printing, metode ini dapat mengontrol interkoneksi pori. Dengan tahap pembuatan perancah tulang yaitu desain CAD geometri dan arsitektur pori perancah tulang, desain dicetak secara 3D printing Creality Ender 5Pro dengan polylactic acid filament. Pada penelitian ini divariasikan desain geometri pori yaitu kubik, silinder, dan gyroid dengan arsitektur pori not shifted not graded (NSNG), shifted not graded (SNG), shifted graded (SG). Untuk mengetahui pengaruhnya terhadap karakterisasi perancah tulang PLA seperti porositas, pengamatan makro, sudut kontak, kekuatan tekan. Hasil pengujian porositas nilai rata-rata setiap variasi geometri pori kubik, silinder, gyroid sebesar 62,48%, 58,68%, 61,00%, dan arsitektur pori NSNG,SNG dan SG 58,68%, 55,35%, 51,68%. Nilai rata-rata sudut kontak spesimen bagian kiri dan kanan sebesar 90,139o , 107,632o. Nilai rata-rata kuat tekan untuk geometri pori kubik, silinder dan gyroid sebesar 4.101MPa, 4,476MPa, 8,649MPa dan arsitektur pori NSNG, SNG, dan SG sebesar 4,476MPa, 6,517MPa, 7,877MPa. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan