Abstract :
Dengan terus berkembangnya teknologi baru, khususnya tren menuju mesin yang lebih cepat dan lebih bertenaga, dampak lingkungan dari kebisingan semakin menarik perhatian dan upaya yang cukup besar sedang dilakukan untuk menemukan cara yang efektif untuk pengurangan kebisingan. Yang mana masalah kebisingan merupakan masalah pada lingkungan dan sangat mengganggu aktivitas manusia dan memiliki dampak yang kurang bagus bagi kesehatan. Oleh karena itu pengendalian kebisingan menjadi peran yang sangat penting upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu upaya untuk menanggulangi kebisingan tersebut yaitu dengan menggunakan penyerap suara dalam ruangan. Salah satu produk yang banyak digunakan sebagai bahan penyerap suara yaitu rockwool. Namun penggunaan rockwool merupakan serat yang terbuat dari serat sintetis yang mengandung serat silika, sehingga memicu terjadinya kanker. Oleh karena itu, solusi dari permasalahan tersebut dengan cara pengembangan terhadap bidang green technology dengan memanfaatkan serat alam lembah tandan kosong kelapa sawit (TKKS. Pada penelitian ini sampel akan dibuat dengan menggunakan metode hot press dengan ukuran cetakan 20 cm x 20 cm x 1 cm yang kemudian disesuaikan dengan variasi ketebalan yang dibutuhkan yaitu ketebalan 1 cm, 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Setelah itu, dilakukan pengujian tebal dan berat, pengujian densitas, pengamatan visual dan SEM dan pengujian penyerapan suara. Hasil pengujian yang didapatkan nilai selisih pengujian densitas yaitu 0,03, pegamatan visual dan pengujian SEM menunjukkan bahwa pada permukaan sampel terbentuk pori, dan hasil untuk pengujian penyerapan suara didapatkan hasil berturut-berturut yaitu, 0,770, 0,888, 0,896, 0,907. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai koefisien absorbsi suara berpengaruh pada variasi ketebalan.