Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Muhammad, Khathibul Khair
Subject
L Education (General)
Datestamp
2022-07-19 06:31:03
Abstract :
Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang terdampak dari pandemi Covid-19 di mana salah satu permasalahannya yaitu penurunan ekonomi pada sektor bisnis dan perekonomian masyarakat. Akan tetapi, peningkatan terjadi pada sejumlah sektor usaha antara lain logistik dan pengiriman barang. Pemanfaatan layanan jasa kurir dan logistik meningkat drastis di mana masyarakat lebih memilih berbelanja secara online. Salah satu perusahaan expedisi, J&T Express mengalami pertumbuhan bisnis yang sangat baik di masa pandemi ini. Layanan jasa pengiriman barang ini tentunya melibatkan proses pengangkutan barang-barang yang ada dengan menggunakan kendaraan pengangkut dengan kapasitas tertentu untuk dikirim ke tempat tujuan. Pengangkutan barang perlu dilakukan pemilihan secara selektif, agar dapat mengurangi biaya operasional pengiriman sebuah perusahaan dengan batasan kapasitas tersedia. Permasalahan semacam ini dikenal sebagai knapsack problem, di mana dalam penilitian ini menggunakan algoritma branch and bound dan dynamic programming. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pengiriman barang yang diperoleh dari PT. J&T Express Cabang Lambung Mangkurat Kota Samarinda yang dikirim dari Kota Samarinda ke Kota Balikpapan mulai tanggal 1 sampai dengan 7 Januari 2022. Data tersebut meliputi nama produk barang (i), berat dari setiap barang (w_i), harga pengiriman dari setiap barang (p_i), dan kapasitas maksimal kendaraan yag tersedia(W). Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa algoritma branch and bound dan dynamic programming by density menghasilkan omset yang lebih optimal yaitu Rp20.640.000,- dibandingkan dengan algoritma dynamic programming not by density yang menghasilkan omset sebesar Rp20.595.000,-.