DETAIL DOCUMENT
Analisis Pengaruh Variasi Komposisi Pada Material Absorpsi Suara Berbahan Dasar Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS)
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Eldiana, Hanifa Noor
Subject
TS Manufactures 
Datestamp
2022-07-19 02:00:20 
Abstract :
Dalam mengurangi tingkat kebisingan, secara komersial umumnya di Indonesia menggunakan rockwool sebagai bahan peredam suara. Namun, pada proses manufakturnya bahan dipanaskan pada temperatur 1350-1400ºC sehingga memerlukan energi yang cukup tinggi. Untuk itu, solusi dari permasalahan ini dilakukan penelitian inovasi material absorpsi suara dengan memanfaatkan serat alam limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan serat low-melt polyester sebagai pengikat (binder). Pada penelitian ini memvariasikan komposisi untuk menganalisa pengaruh komposisi binder terhadap densitas, penyerapan suara dan morfologi. Variasi komposisi binder yang digunakan yaitu 10%, 20%, dan 30%. Sebelumnya serat TKKS melewati proses pembersihan untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang terdapat pada permukaan serat. Pada penelitian ini sampel dibuat dengan metode hot press dengan ukuran sebesar 20 x 20 x 1 cm yang kemudian dibuat menjadi 2 lapisan. Setelah itu, dilakukan pengujian tebal dan berat, pengujian bulk density, pengamatan visual dan SEM, dan pengujian penyerapan bunyi. Hasil dari pengujian ketebalan didapatkan nilai rata-rata sebesar 1,254 cm dan standar deviasi sebesar 0,025 cm. Selanjutnya didapatkan nilai ratarata bulk density sebesar 0,069 gr/cm3 dan standar deviasi sebesar 0,001 gr/cm3. Pada pengamatan visual menunjukkan bahwa pada permukaan sampel terbentuk pori atau void dan didapatkan hasil besar ukuran pori berkisar antara 0,118 ? 1,098 mm selanjutnya pada pengujian SEM menunjukkan struktur serat TKKS yang berpori. Nilai rata-rata koefisien absorpsi suara pada variasi komposisi 10%, 20%, dan 30% berturut-turut adalah 0,867; 0,889; dan 0,866. Berdasarkan hasil nilai koefisien penyerapan suara yang didapatkan, komposisi 10% dan 30% optimum pada frekuensi rendah, sedangkan komposisi 20% optimum pada frekuensi rendah dan tinggi. Kata Kunci : Absorpsi, Suara, TKKS 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan