DETAIL DOCUMENT
Perancangan Dual-Axis Solar Tracker Untuk PLTS dengan Analisis Pengaruh Jumlah Sensor Dan Tracking Delay - Submit Journal
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Salim, Thomas DwiPutra
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering 
Datestamp
2022-07-19 03:08:51 
Abstract :
Permasalahan pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) salah satunya adalah sudut kemiringan pada saat pemasangan. Kesalahan dalam penentuan sudut membuat PLTS tidak menghasilkan daya secara optimal. Agar daya yang dihasilkan PLTS optimal, sudut kemiringan panel surya harus diatur agar menghadap langsung ke arah matahari. Pada tugas akhir ini dirancang sebuah dual-axis solar tracker menggunakan mikrokontroler, sensor LDR, dan motor servo. Selain itu, pengaruh jumlah sensor dan tracking delay dianalisis untuk mengetahui daya keluaran panel surya dengan konfigurasi yang berbeda. Pengujian dari pukul 7:00 ? 17:00, dimana 2 hari pengujian jumlah sensor, 2 hari pengujian tracking delay dan 3 hari pengujian 3 PLTS terpasang pertama dual-axis solar tracker, sisanya dengan sudut kemiringan 0o dan 30o. Hasil perancangan dual-axis solar tracker pada sumbu x dapat berputar dari 0o hingga 20o, sedangkan sumbu y dapat berputar dari 35o hingga -17o. Pengujian pertama menunjukkan penggunaan 4 & 8 sensor LDR mempengaruhi perubahan sudut panel surya. Pengujian dengan 8 sensor lebih sensitif dalam mendeteksi arah matahari. Selama pengujian didapatkan menggunakan 8 sensor LDR menghasilkan daya bersih 4,987% lebih besar. Pengujian kedua menunjukkan tracking delay setiap 30 menit dan 1 jam tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Daya yang dihasilkan pada tracking delay setiap 30 menit lebih besar, tetapi daya yang dikonsumsi juga lebih besar. Selama pengujian didapatkan dengan tracking delay 1 jam menghasilkan daya bersih 1,76% lebih besar. Pengujian terakhir dual-axis solar tracker dan PLTS dengan sudut kemiringan 0o dan 30o. Selama pengujian didapatkan bahwa dual-axis solar tracker menghasilkan daya 16,89% lebih besar dari pada sudut kemiringan 30o dan 11,42% lebih besar daripada sudut 0o. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan