DETAIL DOCUMENT
Audit Air di Kampus Institut Teknologi Kalimantan - Submit Journal
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Hutahaean, Angellia Natal
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2022-07-19 06:49:22 
Abstract :
Institut Teknologi Kalimantan sebagai perguruan tinggi di Kota Balikpapan sedang mengalami perkembangan secara pesat beberapa tahun ini, salah satunya yaitu perkembangan dari sarana dan prasarana penunjang aktivitas belajar mengajar. Hal ini secara langsung mempengaruhi peningkatan kebutuhan air di Kampus ITK. Seiring dengan peningkatan kebutuhan air yang akan terjadi maka perlu dilakukan audit atau evaluasi penggunaan air terhadap ketersediaan air di Kampus ITK. Audit air dimulai dengan mencari kebutuhan dan pemakaian air, kemudian menghitung perbandingan dari pemakaian air terhadap estimasi kebutuhan air yang diperlukan, dari hasil perhitungan ini akan didapatkan tingkat efisiensi pemakaian air di Kampus ITK. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan untuk mendapatkan perbandingan dari jumlah pemakaian air terhadap kemampuan lingkungan dalam memproduksi air dengan penerapan konsep Water Footprint. Hasil dari penilaian WF adalah berupa tingkat ketersediaan sumber air di Kampus ITK. Penilaian WF diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu green WF atau jumlah air hujan yang terinfiltrasi ke dalam tanah, kedua yaitu blue WF atau jumlah air yang digunakan pada aktivitas dan terakhir adalah grey WF, tingkat polusi air hasil dari suatu aktivitas tertentu. Dengan metode yang digunakan didapatkan cara untuk mencapai pemerataan dalam memanfaatkan sumber daya air yang ada di Kampus ITK. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa jumlah kebutuhan air di Kampus ITK mengalami kenaikan dan penurunan, dimana hal ini dipengaruhi oleh kondisi yang terjadi dan setelah dilakukan perbandingan terhadap kebutuhan air didapatkan bahwa penggunaan air di Kampus ITK adalah boros. Hal ini dipengaruhi oleh pemakaian air oleh sivitas akademik yang tidak selalu sesuai standar kebutuhan air yang ada. Untuk melihat kemampuan lingkungan Kampus ITK dalam memproduksi air didapatkan hasil dari penerapan WF adalah ketersediaan green water tertinggi adalah sebesar 6.83 m3/jam, sedangkan untuk nilai kelangkaan green water tertinggi sebesar 84.88%. Untuk pemakaian air maksimum di Kampus ITK adalah 1.81 m3/jam, dengan nilai kelangkaan (WSblue) masuk dalam kategori aman dan masih memadai untuk digunakan dalam pelaksanaan kegiatan di Kampus ITK. Dari analisis grey water menunjukkan kualitas air di Kampus ITK masih memenuhi standar dari kualitas air yang ada. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan