Abstract :
Penggunaan material logam aluminium dan zinc sebagai anoda tumbal oleh perusahaan dibidang perkapalan sangatlah lumrah untuk saat ini. Namun terdapat hal yang harus digaris bawahi ketika menggunakan anoda tumbal, yakni utilization factor dari anoda tumbal yang terpakai. Biasanya anoda tumbal dikatakan tidak layak dan harus dilepas serta diganti apabila telah terpakai sekitar 80-95%, dari besar nilai tersebut terdapat sisa sekitar 5-20% yang dikatakan sebagai limbah anoda tumbal. Limbah sisa tersebut seharusnya masih dapat dimanfaatkan sebagai anoda tumbal baru dengan cara recasting. Hasil recasting limbah anoda ini, masih harus dianalisa lagi untuk mengetahui seberapa optimal kapasitasnya sehingga memiliki performa yang baik dan sesuai dengan standar yang ada. Pada penelitian membahas proses recasting dari limbah anoda zinc dan aluminium dengan metode sand casting open mold. Dengan variasi komposisi limbah Zn%wt-Al%wt, dengan perbandingan komposisi 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah pengujian komposisi, pengujian kapasitas, pengukuran Open Circuit Potential dan Close Circuit Potential. Untuk mengetahui layak atau tidaknya produk yang dihasilkan dari proses recasting limbah anoda aluminium dan zinc digunakan sebagai anoda tumbal. Untuk mengetahui layak atau tidaknya produk anoda yang dihasilkan dengan menganalisa fraksi yang paling optimal sesuai dengan spesifikasi DNV RP B401.