DETAIL DOCUMENT
Analisis Kemampuan Lahan Penyediaan Air Tanah di Kota Balikpapan-Submit Journal/Konferensi
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Rahmayani, Rahmayani
Subject
AC Collections. Series. Collected works 
Datestamp
2022-07-19 02:33:50 
Abstract :
Pertumbuhan Kota Balikpapan dapat dilihat dari pesatnya pembangunan seperti permukiman, pembangunan perniagaan, dan pembangunan industri. Pengaruh perubahan guna lahan dan berkurangnya daerah resapan air merupakan salah satu masalah yang terjadi di Kota Balikpapan. Diketahui luas penggunaan lahan hutan pada tahun 2014 adalah seluas 22.856,95 sedangkan pada tahun 2018 luas penggunaan lahan hutan menurun menjadi 18.418,76 dan mengalami penurunan luas sebesar 4.438,19 ha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan lahan penyediaan air tanah berdasarkan analisis kemampuan lahan dan menentukan strategi optimalisasi kemampuan lahan dalam penyediaan air tanah di Kota Balikpapan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui kemampuan lahan dalam penyediaan air tanah di Kota Balikpapan terbagi menjadi 4 klasifikasi yaitu kemampuan lahan klasifikasi rendah dengan total luas wilayah 0.49 ha, kemampuan lahan klasifikasi sedang dengan total luas wilayah 5.746.43 ha atau sebesar 11.64%, kemampuan lahan klasifikasi tinggi dengan total luas wilayah 35.048.44 ha atau sebesar 71.02%, dan kemampuan lahan klasifikasi sangat tinggi dengan total luas wilayah 8.555.97 ha atau sebesar 17.34%. Adapun strategi optimalisasi kemampuan lahan dalam penyediaan air tanah pada kecamatan Balikpapan Utara dapat dilakukan dengan penerapan sumur resapan untuk memperbaiki kondisi air tanah dan menjaga kestabilan tinggi muka air tanah, pada kecamatan Balikpapan Selatan, Balikpapan Tengah dan Balikpapan Kota dapat dilakukan penambahan kemampuan resapan seperti vegetasi yang cukup serta pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) dan Saluran Peresapan Biopori (SPB) yang dibuat untuk meningkatkan kemampuan lahan dalam meresapkan air ke dalam tanah dan memperkecil peluang terjadinya aliran air ke permukaan tanah, pada kecamatan Balikpapan Timur strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan adanya pengendalian pencemaran lingkungan dan pengelolaan kualitas air tanah dengan cara menanggulangi pencemaran lingkungan, serta memulihkan kualitas air tanah yang telah tercemar, sedangkan pada kecamatan Balikpapan Barat strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan mempertahankan kemampuan lahan dengan dalam menjaga kualitas daerah resapan air dan mengendalikan terjadinya pengalih fungsian hutan menjadi lahan terbangun. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan