DETAIL DOCUMENT
Studi Pembuatan dan Karakterisasi Bata Interlocking Brick Berbasis Limbah Polyethylene Terephtalate (PET) dan Pasir Kuarsa
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Rahmad, Zulfani
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-07-19 03:46:18 
Abstract :
Sampah plastik sendiri berpotensi untuk dijadikan bahan material pembuat bata, selain memiliki sifat kekuatan dalam menahan beban, kekakuan yang tinggi, ketahanan terhadap korosi, serta mampu didaur ulang, bata dengan bahan dasar plastik tentu akan memiliki berat lebih ringan daripada bata pada umumnya, sehingga ini merupakan alternatif yang dapat menjadi solusi dari menumpuknya limbah sampah plastik dan inovasi pembuatan bata interlocking. Tujuan dari pembuatan bata menggunakan limbah plastik dengan variasi komposisi volume agregat pasir dan PET 40%, 50%, dan 60% untuk mengetahui ketahanan tekan, karakterisasi dan pengujian serap yang dihasilkan dari limbah plastik Thermoplastic Polyethilene Therephtalate (PET) sebagai material alternatif material pembuatan bata interlocking. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah melelehkan PET kemudian mencampur bahan agregat hingga homogen, dan menuangkan ke dalam cetakan kubus besi 5cm x 5cm x 5cm. Didapatkan hasil rata rata uji serap bata sebesar 1,43%, 1,07%, 1,41 %. Perhitungan Densitas sebesar 1,65 gr/cm3, 1,80 gr/cm3, dan 1,74 gr/cm3, dan untuk uji tekan bata PET dan pasir kuarsa didapatkan hasi rata rata sebesar 7,89 MPa, 9,30 Mpa, dan 13,57 Mpa. Nilai kuat tekan meningkat maka nilai densitasnya juga tinggi artinya semakin rapat material sampel bata PET maka nilai kuat tekannya akan meningkat, semakin kecil densitas yang dihasilkan maka daya serapan airnya akan semakin besar. Pada komposisi bata 50% PET dan 50% pasir telah memenuhi standar dan paling optimum. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan