Abstract :
Negara Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi energi
surya sebesar 4,8 kWh/m2
/hari. Kalimantan memiliki total potensi energi surya
sebesar 52.725 MW, sehingga menjadi lokasi pengembangan Pembangkit Listrik
Tenaga Surya (PLTS) yang baik khususnya di lahan parkir Gedung A Kampus
Institut Teknologi Kalimantan. Penelitian ini berfokus melakukan studi kelayakan
PLTS yang bertujuan untuk menganalisis kelayakan PLTS di lahan parkir Gedung
A ITK. Metode yang dilakukan yaitu analisis teknis dan ekonomis melalui teknik
perhitungan manual dan simulasi menggunakan software PVsyst. Hasil perhitungan
komponen diperoleh jumlah keseluruhan modul surya yang digunakan sebanyak
240 modul berkapasitas 450 Wp, dan 3 inverter berkapasitas 40 kW. Hasil analisis
teknis melalui teknik perhitungan manual berdasarkan data pengukuran langsung
diperoleh nilai performance ratio sebesar 73%, dan berdasarkan potensi energi
NASA diperoleh nilai performance ratio sebesar 86%. Adapun hasil performance
ratio melalui software PVsyst yang berdasarkan data potensi energi pengukuran
langsung diperoleh nilai performance ratio sebesar 84%, dan berdasarkan potensi
energi NASA diperoleh nilai performance ratio sebesar 83%. Berdasarkan hasil
performance ratio tersebut, PLTS layak dibangun, karena diperoleh performance
ratio PLTS di atas standar kelayakan yaitu 70%. Adapun hasil analisis ekonomi
yaitu payback periode melalui teknik perhitungan manual berdasarkan cost of
energy dari data potensi energi pengukuran langsung adalah selama 10 tahun, dan
berdasarkan cost of energy rekening listrik ITK tahun 2022 selama 6,3 tahun.
Berdasarkan cost of energy dari data potensi energi dari NASA adalah selama 10
tahun dan berdasarkan cost of energy rekening listrik ITK tahun 2022 selama 7,9
tahun. Perancangan PLTS ini didapatkan hasil yang layak dari segi ekonomis,
karena diperoleh hasil payback periode kurang dari 25 tahun masa operasional
PLTS