Abstract :
Industri minyak kelapa sawit merupakan industri strategis dalam pembangunan perekonomian makro, serta memacu pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Pengolahan minyak sawit di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) harus dapat menghasilkan produk dengan kualitas yang tinggi dengan meningkatkan nilai tambah dari Crude Palm Oil (CPO) pada produknya. Kualitas CPO dipengaruhi oleh proses pemanenan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dan proses pengolahan pasca panen. Analisis pengendalian kualitas pada PKS dilakukan dengan metode Statistical Process Kontrol (SPC) pada kandungan CPO yang meliputi Free Faty Acid (asam lemak bebas), Moisture (kadar air) dan Dirt (kadar kotoran). Tiga variabel tersebut dianalisis dengan menggunakan Individual Moving Range (I-MR) Chart. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas proses produksi harian. Berdasarkan analisis data diperoleh kapasitas produksi (????????) sebesar 0,333, yang berarti bahwa kapabilitas proses produksi sangat buruk sehingga perlu segera dilakukan tindakan perbaikan dalam proses produksi untuk mengatasi masalah tersebut.