Abstract :
Toko Bangunan Bumi Jaya merupakan sebuah bisnis keluarga yang bergerak pada bidang material dan peralatan bangunan yang berada di Jalan Taman Sari KM 5 RT. 23 Nomor R8 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan. Usaha ini termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tingkat menengah yang menjual berbagai perkakas untuk membuat bangunan serta bahan bangunan seperti, pasir, bata merah, batu kerikil, baja ringan, besi beton, semen dan berbagai macam pipa. Berdasar dari hasil komunikasi terhadap pemilik Toko Bangunan Bumi Jaya, didapati permasalahan terkait siklus persediaan semen Conch dan pipa air Rucika ukuran ½ inch. Pada persediaan semen Conch, yaitu pernah terjadi permasalahan terkait kehabisan stok barang tersebut, sehingga membuat penjualan semen Conch terhambat pada waktu itu. Lalu, terkait persediaan pipa air Rucika memiliki permasalahan berupa stok di gudang yang berlebih sehingga membutuhkan biaya penyimpanan yang berlebih pula yang seharusnya hal tersebut dapat diminimalisir. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengendalikan persediaan barang berupa semen Conch dan pipa air Rucika di Toko Bangunan Bumi Jaya dan diharapkan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan tersebut. Untuk menunjang pengolahan data, digunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan kuantitas pemesanan yang ekonomis dan penggunaan metode Reorder Point (ROP) untuk menentukan titik dilakukannya pemesanan kembali pada barang semen Conch dan pipa air Rucika. Dihasilkan nilai EOQ pada semen Conch sebanyak 157 sak dengan frekuensi pemesanan 92 kali, safety stock sebanyak 15 sak dan nilai ROP yaitu 54 sak, sehingga dihasilkan penghematan sebesar Rp3.138.229,40. Pada pipa air Rucika dihasilkan nilai EOQ sebanyak 644 buah dengan frekuensi pemesanan 3 kali, safety stock sebanyak 18 buah dan nilai ROP yaitu 56 buah, sehingga dihasilkan penghematan sebesar Rp1.409.998,60.