Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
QIbthi Shalma Azzahra Mujiono, Shalma
Tria Nanda Melinia, Tria
Subject
TP Chemical technology
Datestamp
2023-01-19 07:30:30
Abstract :
Limbah sekam padi merupakan limbah padat yang dihasilkan dari produksi padi, pada tahun 2021 menurut data badan pusat statistik Indonesia memproduksi padi 54.649.202,24 Ton dimana 30 % dari jumlah padi menghasilkan sekam padi yaitu sebesar 16.337.646 Ton. Dengan jumlah sekam padi yang berlimpah namun sedikit pemanfaatannya maka akan dibuat kalsium silikat berbahan dasar sekam padi yang akan direaksikan dengan batu kapur. Metode pembuatan kalsium silikat yang saat ini sedang dikembangkan adalah metode
presipitasi atau metode reaksi padatan. Kalsium silikat adalah salah satu bahan dasar untuk pembuatan keramik,dimana kalsium silikat dihasilkan dari mineral alam ataupun dengan mineral buatan. Kalsium silikat dapat dibuat dengan proses kalsinasi batu kapur dan ekstraksi silika sekam padi. Kelebihan dari proses kalsinasi batu kapur adalah dihasilkannya produk berupa kalsium oksida dengan kemurnian yang tinggi. Adapun kelebihan dari proses ekstraksi silika adalah tidak dibutuhkan energi yang besar dalam proses ini. Oleh karena itu akan didirikan Pabrik Kalsium Silikat dengan Proses Kalsinasi Batu Kapur dan Ekstraksi Silika dari Sekam Padi Kapasitas 18.500 ton/tahun, dari hasil perancangan pabrik di dapatkan product pice $4,23, ,total production
cost $ 58.788.347, sales revenue $ 80.048.077, net profit value $ 20.781.346,97 , DCFR 38%, DPBP 3,26 tahun, ROI 64%