DETAIL DOCUMENT
PENGARUH VARIASI KOMPOSISI SORBITOL SEBAGAI PLASTICIZER TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPLASTIK DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Nur Afifah, Vita
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2023-01-24 01:23:42 
Abstract :
Bioplastik merupakan salah satu upaya untuk mengurangi permasalahan penumpukan plastik yang terjadi. Bioplastik terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat dengan mudah terdegradasi secara biologis seperti pati dan selulosa. Pada penelitian ini digunakan selulosa dari tanda kosong kelapa sawit (TKKS) dan pati biji nangka, serta penambahan carboxymethyl cellulose (CMC) sebagai filler dan penambahan sorbitol sebagai plasticizer untuk meningkatkan karakteristik bioplastik. Penelitian ini dilakukan secara bertahap meliputi pembuatan pati biji nangka dan pembuatan selulosa TKKS yang diperoleh melalui proses delignifikasi, bleaching, dan perendaman selulosa dalam asam asetat. Kemudian dilakukan proses pembuatan bioplastik dengan variabel yang digunakan yaitu sorbitol 0,5 ml, 1 ml dan 1,5 ml dengan CMC sebesar 20%. Dari hasil pengujian diperoleh ketahanan air tertinggi pada variasi S ? 0 dengan persentase penyerapan air sebesar 43,44% dan ketahanan air terendah pada variasi S ? 1,5 dengan persentase penyerapan air sebesar 84,58%. Pada uji biodegradasi diperoleh tingkat degradasi tertinggi pada variasi S ? 1,5 dengan persentase degradasi sebesar 48,54%, sedangkan variasi S ? 0 memiliki persentase degradasi sebesar 5,49%.Berdasarkan hasil uji tarik diperoleh nilai kuat tarik tertinggi pada variasi S ? 0 sebesar 5,44 MPa dan nilai kuat tarik terendah pada variasi S ? 1 sebesar 1,23 MPa. Nilai elongasi tertinggi pada variasi S ? 1,5 dengan nilai elongasi sebesar 9,02% dan elongasi terendah pada variasi S ? 0 dengan nilai 0,9%. Kata kunci : bioplastik, carboxymethyl cellulose, pati, selulosa 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan