Abstract :
Metode manufaktur metalurgi serbuk merupakan salah satu metode yang banyak dikembangkan di bidang industri saat ini karena memiliki potensi yang bagus dan layak untuk dipasarkan. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh fraksi berat SiO2 dari abu sekam padi yang paling optimal dalam pembuatan AMCs. Dalam penelitian ini menggunakan metode metalurgi serbuk dengan matriks yang digunakan yaitu Aluminium 6061 yang merupakan salah satu paduan aluminium yang banyak digunakan dan menggunakan penguat SiO2 yang disintesis dari abu sekam padi dengan variasi fraksi berat 0 wt%, 5 wt%, 10 wt%, 15 wt%, dan 20 wt%. Sebelum dilakukan proses pembuatan AMCs, langkah pertama yang dilakukan yaitu preparasi material dan peralatan yang akan digunakan. Material matriks yaitu serbuk Aluminium 6061. Sedangkan pada penguat SiO2 abu sekam padi harus dibuat menjadi serbuk terlebih dahulu. Sampel akan diuji dengan beberapa pengujian diantaranya yaitu kekerasan, porositas, dan mikrostruktur. Hasil pengujian menunjukkan, sampel fraksi berat 20 wt% SiO2 memiliki nilai porositas yang paling rendah yaitu 2,37%, sedangkan sampel fraksi berat 0 wt% SiO2 memiliki nilai porositas tertinggi yaitu 6,78%. Selanjutnya pada hasil uji kekerasan, sampel 20 wt% SiO2 memiliki nilai kekerasan tertinggi yaitu 70 HV. Hal tersebut dapat terlihat pula berdasarkan uji mikrostruktur pada sampel 20 wt% SiO2 yang memiliki tingkat persebaran partikel penguat yang merata pada setiap sisi permukaan sampelnya. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, didapatkan hasil komposit AMCs memiliki sifat mekanik yang baik seiring dengan meningkatnya fraksi berat SiO2 yang digunakan.
Kata Kunci : Aluminium, Metalurgi Serbuk, Sintering, Al-SiO2, Rice Husk Ash