Abstract :
Proses pelapisan dengan metode elektroplating ini dapat digunakan dengan berbagai macam larutan elektrolit, salah satunya yaitu dengan larutan elektrolit nikel. Proses elektroplating dengan menggunakan nikel ini bertujuan untuk
memperbaiki sifat permukaan logam agar tahan terhadap korosi. Proses elektroplating ini dilakukan dengan logam pelapis bertindak sebagai anoda, sedangkan material yang dilapisi sebagai katoda. Tujuan penelitian ini yaitu
untuk mengetahui metode pengamatan yang optimal dalam menganalisis kondisi larutan hard nickel yang telah digunakan dalam proses elektroplating. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Brush Electroplating dengan substrat yang digunakan yaitu plat strip ST 41 sebagai katodanya dan anoda yang digunakan adalah anoda grafit. Adapun pada penelitian ini menggunakan 4 sampel larutan dengan arus yang digunakan yaitu 3A dan digunakan 3 variasi waktu yaitu 60, 90 dan 150 Menit. Setelah dilakukan proses elektroplating maka dilakukan pengujian pada masing-masing sampel untuk mengetahui standar
kelayakan dan efisiensi dari larutan yang telah digunakan dengan cara melakukan perhitungan teoritis mengenai persentase konsentrasi nikel setelah proses
elektroplating, pengamatan visual, uji electrical conductivity dan pengujian
derajat keasaman (pH). Setelah dilakukan perhitungan teoritis didapatkan hasil
presentase konsentrasi nikel terendah yaitu 69 % pada waktu pelapisan 150 Menit. Pada pengujian visual pada larutan terlihat semakin pekat seiring dengan
lamanya waktu elektroplating. Pada pengujian EC didapatkan hasil nilai konduktivitas listrik tertinggi yaitu 95,9 pada waktu pelapisan 150 Menit. Pada pengujian pH didapatkan nilai derajat keasaman yang paling asam yaitu 1,22 pada waktu elektroplating 150 Menit.
Kata Kunci : Kualitas Larutan, Hard Nickel, pH, Konduktvitas Listrik