Abstract :
Sumber daya manusia memegang peran penting dalam semua kegiatan perusahaan dan organisasi, sehingga kualitas sumber daya manusia harus terus dikembangkan. Dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia, perusahaan melakukan banyak hal, salah satunya dengan meningkatkan kinerja karyawan. Kinerja karyawan mengacu pada aktivitas karyawan dan hasil yang dicapai yang konsisten dengan tujuan perusahaan atau organisasi. Terdapat faktor - faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, salah satunya beban kerja dan motivasi kerja. Stres kerja juga merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Seseorang merasa stres kerja karena ketidakseimbangan antara beban kerja dan kemampuannya. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT.UTB serta pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan melalui stres kerja di PT.UTB. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis jalur atau path analysis. Analisis jalur berguna untuk melihat besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat melalui variabel intervening. Data yang didapat sebanyak 39 responden dari 50 populasi. Hasil analisis didapatkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh positif signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan. Beban kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui stress kerja karyawan pada PT.UTB sebesar 0,51 dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui stress kerja karyawan pada PT.UTB sebesar 0,83.
Kata kunci : Beban kerja, Motivasi kerja, Stres kerja, Kinerja, Path analysis