Abstract :
Mesin Diesel telah banyak digunakan dalam bidang industri dan transportasi umum. Bahan bakar solar perlu dipertimbangkan dengan matang ketersediaannya. Bahan bakar solar yang berasal dari bahan bakar fosil ini diperkirakan akan semakin menipis ketersediaannya. Oleh karena itu, dilakukan berbagai upaya dalam mengurangi penggunaan bahan bakar solar agar tidak cepat habis ketersediaannya. Penggunaan bahan bakar alternatif semakin diperluas dengan penerapan biodiesel pada mesin Diesel agar mencapai penghematan bahan bakar solar. Berbagai penelitian telah dilakukan terkait penggunaan biodiesel pada mesin Diesel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahan bakar biodiesel terhadap torsi dan daya efektif pada mesin Diesel serta menganalisis konsumsi bahan bakar spesifik pada pengujian performa mesin Diesel berbahan bakar biodiesel. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu secara eksperimental dengan bahan baku pembuatan biodiesel berupa minyak jelantah yang berasal dari minyak goreng kelapa sawit dan minyak goreng kelapa yang telah digunakan sebelumnya. Komposisi yang digunakan untuk pembuatan campuran bahan bakar biodiesel yang akan digunakan pada pengujian di mesin Diesel adalah B10, B15, B20 dan solar Dexlite. Setelah dilakukan proses pembuatan dan pencampuran komposisi bahan bakar biodiesel, selanjutnya dilakukan pengujian bahan bakar biodiesel pada mesin Diesel untuk mendapatkan besarnya torsi, daya efektif dan konsumsi bahan bakar spesifik. Nilai torsi rata-rata tertinggi pada bahan bakar B15 sebesar 6,854 Nm. Nilai daya efektif rata-rata tertinggi pada bahan bakar B15 sebesar 0,932 kW. Nilai konsumsi bahan bakar spesifik rata-rata terendah pada bahan bakar B15 sebesar 0,509 gr/kWh.