Abstract :
Dalam proses modifikasi penambahan dimensi panjang sebuah kapal tidak hanya aspek ekonomi yang dapat memberikan keuntungan, namun aspek teknis juga penting diperhatikan oleh naval architecture, yaitu kekuatan struktur yang mempertimbangkan kekuatan longitudinal khususnya pada kapal-kapal dengan dimensi panjang di atas 90 meter dapat mudah mengalami kepatahan akibat momen lentur (Bending Moment) pada area parallel middle body. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon struktur kapal dengan ukuran panjang eksisting dan kapal yang dimodifikasi dengan penambahan 2 gading hingga 4 gading pada bagian midship section. Metode yang akan digunakan adalah elemen hingga yang dapat disimulasikan dengan software ANSYS Mechanical. Pada penelitian ini didapatkan hasil analisis respon struktur model kapal eksisting dengan nilai tegangan maksimum von misses pada kondisi Sagging pada sebesar 180.913 MPa sedangkan pada kondisi Hogging tegangan 181.530 MPa, nilai tegangan maksimum Normal pada kondisi Sagging sebesar 149.23 MPa sedangkan pada kondisi Hogging sebesar 182.77 MPa, nilai tegangan maksimum Geser pada kondisi Sagging sebesar 63.143 MPa sedangkan pada kondisi Hogging tegangan 77.190 MPa, dan deformasi maksimum pada kondisi Sagging sebesar 11.849 mm sedangkan pada kondisi Hogging sebesar 7.437 mm. Dari hasil analisis respon struktur model variasi 1 dengan penambahan 2 jarak gading nilai tegangan maksimum Von Misses pada kondisi Sagging terjadi peningkatan sebesar 28% dan kondisi Hogging 28%% dari model eksisiting, sedangkan model variasi 2 dengan penambahan 4 jarak gading nilai tegangan maksimum pada kondisi Sagging terjadi peningkatan sebesar 38.6% dan kondisi Hogging 38.5% dari model eksisting.