DETAIL DOCUMENT
Identifikasi Intrusi Air laut Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner di Derah Pesisir Pantai Lamaru, Kota Balikpapan - Submit Journal
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Dwi Yulianti, Ningsih
Subject
QE Geology 
Datestamp
2023-01-30 08:03:26 
Abstract :
Daerah pesisir Pantai Lamaru adalah salah satu daerah di Kota Balikpapan yang memiliki jumlah penduduk yang kian meningkat setiap tahunnya. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk pada daerah ini, maka kebutuhan air bersih juga akan meningkat. Penggunaan air bersih daerah pesisir ini masih memanfaatkan sumur galian dan bor dengan kedalaman 4-20 meter, terlebih jika musim panas tiba dan air PDAM mati. Jika ketersediaan air tanah kurang memadai, maka dapat menimbulkan eksploitasi air tanah secara berlebihan yang akan menyebabkan terjadinya intrusi air laut. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi lapisan bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dan untuk mengetahui sebaran intrusi air laut berdasarkan penampang resistivitas 2D. Adapun metode geofisika yang digunakan ialah metode resistivitas konfigurasi Wenner. Prinsip dari metode ini adalah menginjeksikan arus ke dalam lapisan bawah permukaan melalui elektroda sehingga diperoleh nilai beda potensial untuk digunakan dalam menentukan nilai resistivitas bawah permukaan. Data yang diperoleh ialah berupa nilai beda potensial, arus, dan reistivitas semu. Hasil inversi dengan software RES2DINV akan menggambarkan litologi bawah permukaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa lapisan bawah permukaan didominasi oleh lapisan lempung dan lempung pasiran dengan nilai resistivitas 3.12 ? 90.6 ?m dengan kedalaman ±25 ? 50 m. Berdasarkan data, titik pengukuran lintasan 1 - 3 masih terintrusi oleh air laut dengan cukup kuat karena masih dekat denan bibir pantai. Namun pada titik pengukuran lintasan 4 ? 6, intrusi yang terjadi sudah semakin rendah karena telah menjauhi bibir pantai. Selain itu, hal ini diperkuat dengan adanya data salinitas air sumur warga, yang diketahui bahwa sumur di lintasan 1 ? 3 berasa payau dan sumur pada lintasan 4 ? 6 merupakan air tawar. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan