Abstract :
Kota Samarinda merupakan kota yang dikelilingi oleh Kabupaten Kutai Kartanegara juga merupakan salah satu wilayah yang ada di Provinsi Kalimantan Timur yang sedang mengalami perkembangan wilayah akibat adanya Perpindahan Ibukota Negara Baru dari Kota Jakarta ke Kabupaten Kutai Kartanegara.Pembangunan wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara juga mempengaruhi Kota Samarinda sehingga pembangunan di Kota Samarinda menjadi semakin berkembang hingga ke pinggir kota. Hal tersebut juga berpengaruh terhadap Kota Samarinda salah satu contohnya yakni pertumbuhan permukiman penduduk diwilayah pinggiran semakin meluas akibat adanya urban sprawl menyebabkan tidak terkendalinya angkutan umum yang beroperasi serta area pelayanan angkutan umum yang semakin meningkat akibat perluasan wilayah menyebabkan beberapa wilayah tidak memiliki akses pelayanan di Loa Janan Ulu. Urban Sprawl akibat perluasan wilayah perkotaan Kota Samarinda menyebabkan adanya perubahan tata guna lahan dan pembangunan permukiman baru. Tujuan akhir penelitian ini adalah
menentukan arahan pengembangan angkutan umum di Loa Janan Ulu. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan metode analisis Field Research, analisis GIS, dan analisis triangulasi. Penelitian ini menggunakan variabel fungsi bangunan, penggunaan lahan, rute trayek, halte, dan terminal sebagai pembanding kesesuaian dalam menentukan arahan pengembangan
angkutan umum di Loa Janan Ulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil analisis menunjukan bahwa luas lokasi Loa Janan Ulu yang terdampak Urban Sprawl adalah 179 km2 sehingga hal tersebut sangat berdampak pada perubahan dan penggunaan
lahan yang dulunya adalah tanah lapang menjadi permukiman, juga sebanyak 27% wilayah urban sprawl tersebut tidak terlayani oleh angkutan umum akibat adanya urban sprawl menyebabkan perlunya arahan dalam mengatasi permasalahan
permasalahan yang ditemukan.