Abstract :
Sebagai Ibukota Kalimantan Timur, Samarinda mengalami urbanisasi dan migrasi dari daerah lain. Kedua fenomena ini memacu perkembangan pemukiman yang cenderung menyimpang dari konsep pembangunan berkelanjutan. Banjir pada Kelurahan Sempaja Timur Telah mencapai tahap siaga. Menurut Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah, tahun 2020 di Kelurahan ini tercatat pada tahun 2019, terjadi banjir dengan ketinggian 75 cm, serta tahun 2020 dan 2021 genangan mencapai 100 cm. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menentukan pemahaman dan persepsi masyarakat dan untuk strategi peningkatan partisipasi masyarakat digunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa pemahaman masyarakat terkait program adalah rata-rata sangat tidak memahami program-program tersebut dan partisipasi pada kelurahan tersebut masih di tahap manipulasi. Adapun strategi untuk peningkatan arahan partisipasi masyarakat adalah dengan ara pengadaan musrenbang agar dapat menampung dan menjalankan aspirasi masyarakat dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat.
Kata kunci : Banjir, Partisipasi Masyarakat ,Pencegahan Banjir.