Abstract :
Kota Balikpapan menjadi salah satu Kota yang mengalami perubahan dan pergeseran nilai ekonomi. Dalam kurun waktu 10 terakhir (2012 ? 2022), terdapat beberapa fenomena yang mendorong terjadinya perubahan serta pergeseran nilai ekonomi. Pada tahun 2017, sektor industri migas sempat mengalami penurunan karena proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) Kilang Kota Balikpapan. Hal tersebut mempengaruhi kinerja industry migas akibat adanya pemeliharaan tidak hanya pemeliharaan juga adanya utang sehingga menyebabkan nilai perekonomian di Kota Balikpapan mengalami penurunan. Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara juga menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan ekonomi di Kota Balikpapan. Hal tersebut dikarenakan Kota Balikpapan menjadi kawasan penyangga IKN. Berdasarkan Musrenbang RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2021 ? 2026, perubahan kondisi ekonomi Kota Balikpapan juga dipengaruhi oleh Pandemi Covid ? 19 yang berdampak pula terhadap pembatasan kegiatan perekonomian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pertumbuhan dan pergeseran perekonomian di Kota Balikpapan pada tahun 2012-2022 dengan menggunakan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Location Quotients (LQ), analisis Dynamic Location Quotients (DLQ) analisis Shift-Share (SSA), analisis Model Rasio Pertumbuhan (MRP) dan analisis overlay guna mencapai tujuan . Hasil yang didapatkan adalah hasil overlay yang telah dilakukan perbandingan dengan PDRB Kota Balikpapan tahun 2011 fenomena yang didapatkan adalah terdapat 7 (tujuh) sektor yang bertahan dan 4 (empat) sektor yang bergeser.
Kata Kunci: Pergeseran, Pertumbuhan Ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto