DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PERUBAHAN BENTUK LAMBUNG TERHADAP NILAI RESISTANCE PADA KAPAL KAYU TRADISIONAL JENIS PENANGKAP IKAN DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Lolo, Musa
Subject
TC Hydraulic engineering. Ocean engineering 
Datestamp
2023-02-07 02:28:04 
Abstract :
Kabupaten Penajam Paser Utara lebih tepatnya terletak di Desa kayu api yang dikenal sebagai daerah pengrajin kapal kayu tradisional jenis kapal ikan, namun masih banyak kapal kayu yang diproduksi tanpa memperhatikan kaidah maupun aturan perhitungan yang sesuai dengan ilmu perkapalan, sehingga dilakukan kajian teknis terkait hubungan antara bentuk lambung kapal kayu terhadap hambatan kapal agar kapal kayu yang diproduksi dapat mempertimbangkan aspek teknis yang sesuai dengan prinsip spiral desain kapal. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai hambatan kapal yang sesuai dengan bentuk eksisting di lapangan, dan bagaimana pengaruh perubahan bentuk lambung (hull) terhadap nilai hambatan kapal. Dalam proses perhitungan hambatan kapal yaitu dengan menggunakan metode perhitungan Holtrop dengan bantuan sofware maxsurf. Adapun hasil perhitungan yang didapatkan pada kecepatan 9 knot pada model 1 LCB (Longgitudinal Centre of Bouyancy) 8,414M membutuhkan tahanan sebesar 7.5 kN dan power kapal sebesar 62,469 Hp, model 2 LCB 8,464M sebesar 7.3 kN dan power kapal sebesar 60,734 Hp, model 3 LCB 8,514M sebesar 7.4 kN dan power kapal sebesar 61,293 Hp, model 4 LCB 8,564M sebesar 7.3 kN dan power kapal sebesar 60,035 Hp, dan model 5 LCB 8,614M sebesar 7.1 kN dan power kapal sebesar 58,986 Hp. Dan dari hasil modifikasi tersebut didapatkan bentuk lambung yang paling optimal yaitu terletak pada modifikasi lambung model 5 LCB 8,614M dengan tingkat perubahan penurunan hambatan kapal sebesar 3,8%. Kata kunci : Lambung, LCB, Holtrop, Hambatan, Power 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan