DETAIL DOCUMENT
KARAKTERISASI FASA DAN MORFOLOGI MATERIAL MgB2 DOPING Nb DENGAN MENGGUNAKAN METODE PIST DAN VAKUM
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Wahyudi, Firman
Subject
GE Environmental Sciences 
Datestamp
2021-09-07 03:49:20 
Abstract :
Magnesium Diborida atau MgB???? mulai dikembangkan sekitar tahun 2001. MgB???? adalah senyawa intermetalik, memiliki struktur kristal lebih sederhana,bersifat isotropis, memiliki kontak listrik antar butir yang kuat, dan juga menghabiskan biaya yang relatif rendah. Pada penelitian ini mempelajari mengenai fasa dn morfologi Magnesium Diboride (MgB????) dengan penambahan niobium (Nb) dengan metode reaksi padatan menggunakan bahan baku serbuk Magnesium (Mg),Boron (B), dan Niobium (Nb). Sintesis MgB???? diberikan doping niobium sebesar 1 gram setiap sampel dan terdiri dari 8 sampel dengan varian doping yang berbeda.Sintesis dilakukan melalui 2 metode, yaitu metode PIST dan vakum. Mula-mula serbuk Mg, B, Nb ditimbang sesuai perhitungan stoikiometri MgB???? dopan 1%, 5% dan 10% Nb. Kemudian dilanjutkan dengan penggerusan menggunakan agate mortar selama 3 jam untuk masing-masing sampel. Pada metode PIST, hasil dari material serbuk yang telah dibuat dimasukan kedalam SS316 dengan pemadatan serbuk menggunakan mesin kompaksi kemudian disintering menggunakan muffle furnace pada suhu 800 C selama 2 Jam. Sedangkan untuk metode vakum, hasil dari material serbuk yang telah digerus, dibentuk menjadi pellet menggunakan dies dan mesin press kemudian disintering di dalam furnace yang menggunakan alat pompa vakum pada suhu 800 C selama 2 Jam. Setelah sintesis, digunakan alat difraksi sinar-X (XRD) dan Scanning Electron Microsope (SEM) untuk mengetahui karakteristik dan morfologi sampel. Hasil karakterisasi dan morfologi pada metode PIST menunjukan bahwa terlihat fase dominannya adalah MgB???? dengan fase-fase impuritas kecil seperti Mg, MgO, dan Nb. Sedangkan pada metode vakum menunjukkan bahwa fase dominannya adalah MgB???? dengan fase-fase impuritas kecil seperti B, MgO, dan Nb. Hasil morfologi menunjukkan Mg berdifusi dengan Boron sehingga terbentuk kristalinitas MgB2. Pada metode PIST, penambahan doping Nb membuat ukuran kristalinitas menjadi semakin kecil. Sedangkan pada metode vakum, ukuran kristalinitas paling besar dipenambahan doping 5 % Nb. Ukuran kristalinitas terbesar terdapat pada MgB2 metode PIST, sehingga dapat disimpulkan penambahan Nb menurunkan kristalinitas MgB2 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan