Abstract :
Industri tahu XYZ adalah salah satu produsen tahu yang berada di kota Balikpapan. Industri tahu XYZ dalam melakukan produksinya masih menggunakan peralatan yang sederhana dan manual untuk setiap proses pembuatan tahu. Pengambilan data awal pada industri tahu XYZ dengan melakukan wawancara kepada 5 orang pekerja menunjukkan pekerja mengalami keluhan rasa sakit pada bagian tubuh terutama bagian tubuh bagian atas seperti pergelangan tangan, nyeri pada leher, dan nyeri pada tangan saat melakukan pekerjaannya. Dilakukan penelitian berdasarkan dari pengamatan dan wawancara awal yang telah didapatkan dengan tujuan untuk mengidentifikasi keluhan pekerja pada pabrik tahu XYZ yang berkaitan dengan rasa sakit dengan menggunakan Nordic Body Map pada seluruh pekerja dan mengidentifikasi faktor-faktor terjadinya cedera pekerja pada tubuh bagian atas dengan menggunakan Manual Task Risk Assessment dengan memperhatikan waktu siklus, gaya, kecepatan, kecanggungan dan getaran. Didapatkan hasil akhir dari Nordic Body Map yaitu 2 orang pekerja mendapatkan tingkat risiko tinggi dengan total skor 71-91 dan 3 orang pekerja mendapatkan tingkat risiko sedang dengan total skor antara 50-70. Hasil akhir dari Manual Task Risk Assessment yaitu aktivitas yang berisiko mengalami cedera adalah menyaring kedelai, pencetakan kedelai, pemotongan tahu, dan pengemasan. Proses terakhir pada penelitian adalah untuk membuat usulan perbaikan yang dibuat berdasarakan hasil dari penelitian. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu perancangan penambahan peralatan penunjang, mengganti pemberat manual dengan alat press seperti press hidraulik, mengganti alat penyaring manual dengan alat penyaring otomatis, mengikutsertakan pekerja dalam pelatihan pembuatan meja yang disesuaikan dengan antropometri pekerja, dan menambah pekerja pada proses pemotongan.