Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Suryana Putra, Ibnu Sholehudin
Subject
AI Indexes (General)
Datestamp
2023-07-13 01:30:08
Abstract :
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) merupakan pesawat yang dikendalikan dengan controller jarak jauh melalui gelombang radio. Pesawat tanpa awak merupakan gabungan dari bidang ilmu aerodinamika, instrumentasi, dan teknologi sistem kendali jarak jauh. Salah satu bagian penting dari UAV adalah sayap (wing). Bagian ini secara umum difungsikan untuk menghasilkan gaya lift (angkat) wahana pada saat di udara. Dalam penelitian ini dipilih airfoil jenis Clark-y. Bentuk airfoil ini telah banyak digunakan dalam desain pesawat terbang, dan telah menjadi subjek banyak penelitian aerodinamis selama bertahun-tahun. Profil ini dirancang pada tahun 1922 oleh Virginius E. Clark, menggunakan ketebalan 11,7 % dan permukaan dasar yang rata dengan chord 30%. Metode penelitian ini menggunakan simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD) dengan sudut serang 0º-20º dengan interval variasi sebesar 1º. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sudut serang (?) mempengaruhi kontur tekanan (P) dan bentuk streamline kecepatan (v) di sekitar airfoil, serta untuk mengetahui hubungan antara gaya angkat yang dihasilkan dengan koefisien gaya angkat (C_l) dan koefisien hambatan (C_d) pada berbagai sudut serangan. Hasil penelitian didapatkan bahwa tekanan pada bagian atas airfoil lebih tinggi dibandingkan dengan bagian bawah airfoil sehingga menghasilkan gaya angkat. Nilai C_l tertinggi berada pada sudut serang 14º yaitu sebesar 1,34097 dan nilai C_d tertinggi berada pada sudut serang 20º yaitu sebesar 0,42733 serta nilai Cl/Cd tertinggi berada pada sudut serang 7º yaitu sebesar 51,6619.