DETAIL DOCUMENT
Studi Eksperimen Pengaruh Tipe Sudu dan Sudut Pitch Terhadap Performa Turbin Angin Tipe Gorlov - Submit Jurnal/Seminar Evergreen
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Farhan, Alfandy Muhammad
Subject
QC Physics 
Datestamp
2023-07-12 07:49:42 
Abstract :
Salah satu solusi peningkatan jumlah energi listrik di Indonesia adalah pembangkit listrik tenaga angin yang menggunakan turbin angin untuk memaksimalkan potensi energi angin yang melimpah. Turbin angin yang digunakan umumnya terbagi menjadi 2 tipe, yaitu Horizontal Axis Wind Turbine (HAWT) dan Vertical Axis Wind Turbine (VAWT). Turbin VAWT bekerja dengan putaran rotor tegak lurus terhadap arah datang angin. Salah satu pengembangan tipe VAWT adalah turbin angin tipe Gorlov yang sudunya berbentuk helical. Turbin Gorlov merupakan modifikasi turbin Darrieus yang dilakukan oleh Alexander Gorlov untuk menyempurnakan desain dari H-rotor Darrieus sehingga turbin dapat melakukan self-starting pada kondisi kecepatan angin yang rendah. Beberapa tahun terakhir banyak penelitian yang dilakukan dengan banyak konfigurasi turbin mulai dari jumlah sudu, sudut pitch, sudut helical dan lain-lain. Sehingga tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tipe sudu (NACA 0018 dan NACA 4418) dan sudut pitch (5°, 0° dan -5°) terhadap performa koefisien daya (CP), Tip Speed Ratio (TSR) dan koefisien torsi (CT) yang dihasilkan turbin angin tipe Gorlov. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen menggunakan wind tunnel. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa tipe sudu asimetris (NACA 4418) menghasilkan koefisien daya, tip speed ratio dan koefisien torsi yang lebih baik dari tipe sudu simetris (NACA 0018) karena sudu yang asimetris memiliki camber sehingga meningkatkan gaya angkat sudu dan membuat turbin dapat menghasilkan performa yang lebih baik. Penelitian juga menunjukkan pada kedua tipe sudu turbin penggunaan sudut pitch 0° menghasilkan performa yang lebih baik daripada sudut pitch lainnya akibat dari sudut serang yang dihasilkan lebih optimal untuk menghasilkan gaya angkat pada sudu turbin. Performa turbin saat menggunakan sudut pitch -5° masih lebih baik dibandingkan turbin yang menggunakan sudut pitch 5°. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan