Abstract :
Generasi Z saat ini merupakan salah satu kelompok usia produktif terbesar
di Indonesia, dengan potensi besar sebagai penggerak utama ekonomi masa depan.
Namun, tingginya tingkat pengangguran di kalangan Generasi Z menunjukkan
adanya kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki dengan kebutuhan pasar kerja.
Kondisi ini menekankan pentingnya menganalisis kesiapan kerja mereka, terutama
dalam hal penguasaan keterampilan yang relevan seperti kemampuan teknis,
adaptabilitas, dan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan
kerja Generasi Z di Kota Balikpapan dalam memenuhi kebutuhan pasar kerja
Indonesia dengan menggunakan pendekatan SWOT dan QSPM. Studi ini
mengidentifikasi faktor internal, seperti motivasi karir dan keterampilan individu,
serta faktor eksternal yang tercipta dari perusahaan/penyedia lapangan kerja. Hasil
analisis menunjukkan bahwa skor Matriks IFE adalah 3,00, sedangkan Matriks EFE
adalah 2,89, yang menempatkan Generasi Z dalam kuadran IV pada posisi Grow &
Build di Matriks IE (Internal-Eksternal). Posisi ini mengindikasikan bahwa
Generasi Z membutuhkan strategi pengembangan terarah untuk mendukung
kesiapan kerja mereka. Melalui analisis SWOT dan pembobotan Matriks QSPM,
penelitian ini menghasilkan 8 strategi prioritas, dengan 4 strategi teratas yang
direkomendasikan. Strategi-strategi ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis
bagi Generasi Z untuk meningkatkan kesiapan kerja mereka dan menjadi lebih
kompetitif dalam menghadapi pasar kerja Indonesia yang dinamis dan menuntut.