Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan imforamasi berupa memetakan wilayah yang terdampak bencana tsunami di Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Sebagai upaya mitigasi bencana dengan menggunakan metode pemodelan. Simulasi menggunakan software COMCOT dilakukan dengan dua skenario yaitu menggunakan data DEMNAS, BATNAS, dan MSL. Prinsip pemodelan ini menggunakan Nested Grid Configuration yang menerapkan selama shoaling gelombang, panjangnya akan menjadi dua kali lebih kecil saat di laut dalam. Nested Grid Configuration memungkinkan untuk memperoleh informasi yang lebih rinci di daerah pesisir dengan menggunakan kisi yang lebih halus. Hasil dari simulasi skenario satu adalah ketinggan maksimum gelombang tsunami mencapai 3 meter dan hasil dari simulasi skenario kedua mencapai 7 meter. Waktu tempuh gelombang tsunami hingga sampai kedaratan adalah 60 menit. Perbedaan tinggi tsunami disebabkan oleh variasi parameter yang digunakan dalam simulasi tsunami. Kemudian hasil simulasi dipetakan menggunakan aplikasi QuantumGis untuk mendukung peringatan dini dan setrategi mitigasi bencana bagi masyarakat setempat.
Kata Kunci: COMCOT, Tsunami, Nested Grid