Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Syam, Andi Muhammad Agung Ramadhani
Subject
S Agriculture (General)
Datestamp
2025-01-09 07:42:31
Abstract :
Identifikasi kematangan buah pepaya dalam produksi massal secara manual memiliki banyak kelemahan, termasuk kelelahan tenaga kerja dan hasil yang subjektif. Teknologi Ultra High Frequency Radio Frequency Identification (UHF RFID) menawarkan solusi dengan menggunakan parameter Receive Signal Strength Indicator (RSSI) untuk mengukur kekerasan daging buah. Bersama dengan sensor ultrasonic yang mengukur ukuran buah. Penggunaan dua parameter RSSI dan ukuran buah digunakan untuk pemodelan machine learning untuk sistem klasifikasi kematangan buah pepaya secara non-invasif. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi, akurasi, dan konsistensi dalam klasifikasi kematangan buah pepaya, mendukung produksi yang lebih optimal di Indonesia. Penelitian ini merancang sistem klasifikasi kematangan pepaya secara non-invasif berbasis RSSI UHF RFID dan ukuran buah. Dengan algoritma k-nearest neighbor (KNN) sistem mencapai akurasi tinggi (98.2%) pada data uji. Solusi ini meningkatkan efisiensi dan akurasi dibanding identifikasi manual, mendukung produksi pepaya yang lebih optimal.