Abstract :
Polder Ilham Maulana adalah salah satu wisata yang berada di Kabupaten Kutai Timur yang menawarkan keindahan alam. Kawasan ini menjadi salah satu kawasan pariwisata ruang terbuka publik yang dulunya merupakan danau bekas galian tambang di Sangatta. Reklamasi bekas tambang ini menjadi upaya yang dilakukan untuk mengembalikan lahan agar bisa dimanfaatkan dan produktif kembali dengan menjadikannya sebagai wadah penampungan air raksasa untuk mencegah banjir dan menjadi kawasan wisata. Polder Ilham Maulana menjadi spot yang dipilih pada Sangatta Utara untuk menjadi kawasan percontohan smart city di Kutai Timur. Sayangnya, masih banyak hal yang perlu dibenahi terkait fasilitasnya, seperti belum memenuhi standar keselamatan, dimana pada pinggir danaunya belum adanya pemagaran, paping block banyak yang rusak, tidak adanya penerangan di malam hari, terdapat banyak genangan air dan sampah yang berserakan, dan lain-lain. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan kawasan wisata Polder Ilham Maulana, Kecamatan Sangatta Utara berdasarkan komponen 4A (Attraction, Accesibility, Amenity dan Anciliary Service) yang didukung oleh smart tourism. Penelitian ini dilakukan dengan observasi untuk mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana berdasarkan standar kelayakan wisata. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan AHP, dan SOAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arahan prioritas pengembangan Polder Ilham Maulana dengan melakukan peningkatan sarana dan prasarana dengan menerapkan penggunaan teknologi. Dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi, meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat lokal, Polder Ilham Maulana dapat menjadi destinasi wisata smart tourism yang unggul dan menarik lebih banyak pengunjung.