DETAIL DOCUMENT
Evaluasi Penyelenggaraan Bank Sampah Dalam Pengelolaan Sampah Di Kota Balikpapan
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Putri, Jenika Cassey
Subject
AI Indexes (General) 
Datestamp
2025-01-10 03:41:17 
Abstract :
Kota Balikpapan mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat, terutama setelah menjadi pintu gerbang menuju Kawasan Ibu Kota Negara (IKN). Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada peningkatan konsumsi dari volume sampah. Pada tahun 2023 jumlah penduduk Kota Balikpapan telah meningkat sebanyak 6.000 jiwa dengan total 710.000 jiwa. Hal ini mempengaruhi jumlah timbulan sampah yang juga meningkat dan mencapai 514,73 ton. Dengan peningkatan volume sampah tersebut, diperkirakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) akan penuh pada tahun 2025. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan penerapan program bank sampah sebagai salah satu upaya dalam mengurangi jumlah timbulan sampah. Namun, berdasarkan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Kota Balikpapan Tahun 2022 jumlah bank sampah telah mengalami penurunan serta > 25% sudah tidak aktif lagi. Oleh karena itu, peneliti ingin mengevaluasi penyelenggaraan bank sampah di Kota Balikpapan sehingga dapat memberikan rekomendasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan penyelenggaraan bank sampah dalam pengelolaan sampah di Kota Balikpapan. Dalam mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data primer dan sekunder dan akan diolah dengan metode Analisis Keseimbangan Masa (Mass Balance Analysis) serta kesesuaian penyelenggaraan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terindikasi dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2021. Temuan pada penelitian ini sebanyak 35 unit bank sampah aktif di Kota Balikpapan tergolong dalam klasifikasi baik (>30-50%) dalam mereduksi sampah sebelum diangkut ke TPAS Manggar dengan besaran persentase sebesar 93,369%. Bank sampah aktif di Kota Balikpapan masuk dalam klasifikasi cukup sesuai dalam kesesuaian penyelenggaraan bank sampah terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan nilai persentase 59,9% yang terdiri atas 10 variabel. Rekomendasi peningkatan penyelenggaraan bank sampah dapat dilakukan dengan mempertahankan kualitas kinerja, penyesuaian dengan ketentuan yang berlaku, serta pengembangan melalui sosialisasi dan pembinaan. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan