DETAIL DOCUMENT
Penerapan Metode ARIMA Untuk Peramalan Curah Hujan Kota Balikpapan dan Analisis Pengaruhnya Terhadap Proyeksi Kejadian Banjir dengan Pendekatan Generalized Linear Model
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Sasikirana, Sabina
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2025-01-10 03:57:28 
Abstract :
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur memicu kekhawatiran terkait dampak lingkungan, termasuk meningkatnya risiko banjir di Kota Balikpapan. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan curah hujan menggunakan metode ARIMA, menganalisis hubungan curah hujan dengan kejadian banjir menggunakan Generalized Linear Model (GLM), dan memproyeksikan kejadian banjir. Data curah hujan bulanan dari tahun 2016-2024 dan data banjir dari tahun 2019-2024 digunakan dalam penelitian ini. Model ARIMA (2,1,0) dipilih sebagai model terbaik dengan Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 128.71, dimana model menunjukkan curah hujan bulan ini dipengaruhi oleh curah hujan tiga bulan sebelumnya. Selanjutnya, diperoleh model Generalized Linear Model (GLM) dengan regresi Poisson untuk jumlah kejadian banjir, yaitu i=exp(-1.6828527+0.0048629x1i) yang menunjukkan curah hujan berpengaruh signifikan terhadap kejadian banjir dengan odds ratio 1.00487, yang berarti peningkatan curah hujan 1 mm meningkatkan peluang kejadian banjir sebesar 0.487%. McFadden R² sebesar 18.7% menunjukkan model hanya menjelaskan sebagian variasi kejadian banjir, mengindikasikan adanya faktor lain yang belum terakomodasi. Sedemikian sehingga proyeksi kejadian banjir di Kota Balikpapan menggunakan model ARIMA dan Generalized Linear Model (GLM) dengan regresi Poisson menunjukkan rata-rata bulanan 1?2 kejadian, dengan rentang variabilitas luas (0?15 kejadian), mencerminkan ketidakpastian tinggi meski rata-rata stabil. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan