Abstract :
Ketersediaan infrastruktur pengelolaan sanitasi di Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat, penelitian ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi pengembangan infastrtuktur pengelolaan sanitasi di ITK dengan langkah awal mengevaluasi kondisi eksisting dan dibandingkan dengan standar yang berlaku. Tujuan penelitian ini melakukan identifikasi kondisi eksisting infrastruktur pengelolaan sanitasi, melakukan evaluasi kondisi infrastruktur pengelolaan sanitasi, dan memberikan rekomendasi pengembangan infrastruktur pengelolaan sanitasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif, menggunakan pengolahan data dengan tabulasi dan bestpractice. Hasil dari evaluasi kondisi eksisting terdapat pengelolaan sanitasi yang tidak sesuai dengan standar yang berlaku, dari 7 (tujuh) indikator yang digunakan untuk identifikasi kondisi eksisting di 9 (sembilan) gedung yang berada di ITK diketahui bahwa 8 (delapan) diantaranya tidak memenuhi standar yang berlaku di setiap indikatornya, dan hanya 1 (satu) indikator yang telah dipenuhi oleh 8 (delapan) gedung, yaitu saluran air (drainase) yang ada pada Asrama Mahasiswa ITK, Masjid ITK, Gedung A, Gedung B, Gedung E, Gedung G, Laboratorium Terpadu 1, dan Laboratorium Terpadu 2 yang sesuai dengan standar yang berlaku.
Kata kunci: Evaluasi, Institut Teknologi Kalimantan, Rekomendasi, dan Sanitasi.