Abstract :
Perhitungan kebutuhan energi listrik pada kapal cukup penting, pada penelitian kali ini membahas tentang perhitungan Juntion Lightning pada kapal konversi, Kapal yang telah mengalami konversi atau perubahan jenis kapal contohnya dari kasus yang di ambil konversi dari LCT (Landing Craft Tank) menjadi KMP (Kapal Motor Penyeberangan). Dengan demikian konversi tersebut dapat merubah kebutuhan daya generator pada sistem penerangan dan desain sistem kelistrikan yang cukup signifikan, yang mana kebutuhan energi listrik akan mengalami kenaikan yang cukup besar terutama dalam hal peningkatan beban daya akibat perubahan sistem kelistrikan dan tambahan ruangan maupun peralatan pada kapal yang telah di konversikan tersebut. Dari hasil penelitian dan perhitungan, diketahui penggunaan kebututuhan energi listrik sistem penerangan pada kapal yang telah dikonversi memiliki total daya sebesar 24,8 Kw dibandingkan sebelum di konversi yang hanya 10,17 Kw, peningkatan daya tersebut meliputi daya dari lampu LED, AC, stop kontak, dan lampu emergency. Pada bagian penempatan titik peningkatan paling banyak yaitu lampu total terdapat 283 lampu dibanding kapal sebelumnya yang hanya 83 lampu dan wiring diagram terjadi perubahan pada deck 2 dikarenakan penambahan komponen yang cukup banyak maka dilakukan pembagian 2 JL (Junction Lightning), JL 2 A dan JL 2 B.