Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Sitorus, Michael Jose Mercury
Subject
VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Datestamp
2025-01-13 05:23:10
Abstract :
ABSTRAK
Pembangunan kapal tradisional pinisi, yang merupakan warisan budaya maritim
Indonesia, memerlukan perencanaan yang cermat untuk memastikan efisiensi
waktu dan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Critical
Path Method (CPM) dalam perencanaan dan pengelolaan pembangunan kapal
pinisi. Metode CPM dipilih karena kemampuannya dalam mengidentifikasi jalur
kritis yang menentukan durasi minimum proyek, sehingga dapat mengoptimalkan
proses pembangunan kapal. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan studi
literatur terkait. Proses pembangunan kapal kemudian dimodelkan dalam diagram
jaringan CPM untuk mengidentifikasi aktivitas-aktivitas kritis dan menghitung
durasi proyek yang optimal. Letak posisi jalur kritis pada pembangunan kapal pinisi
berpengaruh untuk memaksimalkan durasi proyek pembangunan kapal pinisi yang
Dimana jika memakai metode tradisional memakan waktu 1060 hari sedangkan jika
proyek Pembangunan dilakukan dengan metode Critical Path Method (CPM)
memakan waktu 707 hari. Hasil perbandingan kedua metode tersebut maka metode
Critical Path Method (CPM) menghasilkan durasi yang lebih cepat yaitu 353 hari.
Kata kunci : Critical Path Method (CPM), kapal Pinisi