DETAIL DOCUMENT
STUDI EFEK WAKTU SINTERING TERHADAP KARAKTERISASI FISIK DAN MEKANIK BONE SCAFFOLD BERBASIS KALSIUM FOSFAT
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Kalimantan
Author
Iqbal, Muhammad
Subject
TS Manufactures 
Datestamp
2025-01-14 03:09:43 
Abstract :
Sistem kerangka manusia memiliki peranan penting dalam memberikan dukungan struktural, memungkinkan gerakan, serta melindungi organ-organ vital. Selain itu, kerangka juga berfungsi dalam mengatur homeostasis mineral dan pH darah. Proses penyembuhan patah tulang yang kompleks masih menjadi topik penelitian yang belum sepenuhnya dipahami. Di antara berbagai biomaterial, ?-TCP (Beta Tricalcium Phosphate) merupakan salah satu yang paling umum digunakan, mengingat komposisinya yang mirip dengan struktur mineral tulang dan gigi. Biokompatibilitas tinggi ?-TCP, bersama dengan sifat bioresorbsinya, menjadikannya kandidat yang ideal untuk bahan pengisi dalam perbaikan dan penggantian tulang, maupun sebagai lapisan osteoinduktif dan konduktif (Ye, 2022). Penelitian menunjukkan bahwa doping ?-TCP dengan berbagai ion logam dapat memengaruhi parameter kisi, kristalinitas, dan sifat mekanik material tersebut. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, akan dibuat ?-TCP yang didoping dengan Zn untuk digunakan sebagai bone scaffold. Metode sol-gel akan diterapkan untuk mensintesis Hydroxyapatite (HAp) dengan doping Zn sebesar 5%, yang kemudian dikombinasikan dengan polyvinyl alcohol (PVA) sebagai pengikat. Proses sintering dilakukan pada suhu 1100°C dengan variasi waktu sintering selama 4, 5, dan 6 jam. Pengujian dilakukan melalui beberapa metode, termasuk linear shrinkage untuk menganalisis penyusutan yang terjadi pada Bone Scaffold, X-Ray Diffraction (XRD) untuk menganalisis ukuran kristal, kristalinitas, dan parameter kisi, serta uji tekan untuk.mengevalusi sifat mekanik dari bone scaffold ? TCP.Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu sintering memiliki dampak signifikan terhadap sifat-sifat Bone Scaffold ?-TCP dan ?-TCP/Zn. Observasi pada linear shrinkage mengindikasikan bahwa semakin lama waktu sintering, semakin tinggi persentase penyusutan yang terjadi. Hasil uji XRD menunjukkan bahwa ukuran kristal semakin membesar, sementara kristalinitas mengalami penurunan seiring bertambahnya waktu sintering. Selain itu, uji tekan menunjukkan bahwa nilai kuat tekan maksimum meningkat dengan lamanya waktu sintering, bersamaan dengan meningkatnya persentase penyusutan, membesarnya ukuran kristal, dan penurunan kristalinitas pada Bone Scaffold. 
Institution Info

Institut Teknologi Kalimantan