Abstract :
Pasar Buton merupakan pasar tradisonal di Kota Balikpapan yang terletak
di Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara Kota Balikpapan, Pasar
Buton memiliki jumlah 35 pedagang dengan luas pasar Buton memiliki luas 20 ×
40 ????2, volume TPS 4,5 m3, dan perkiraan sampah yang dihasilkan Pasar ± 100 kg
dalam sehari, Pasar Buton memiliki 1 TPS. Kondisi eksisiting didapatkan bangunan
belum sesuai. TPS memiliki penutup namun masih belum sesuai dengan ketentuan
yang ada berdasarkan Permen PU Nomor 3 Tahun 2013 bahwa TPS wajib memiliki
penutup agar tidak menghasilkan air lindi serta ukuran yang dapat menampung
sampah diarea tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kesesuaian
kondisi eksisting TPS di Pasar Buton, menghitung jumlah timbulan dan komposisi
sampah, seta memberikan rekomendasi perencanaan TPS Pasar Buton yang baik
dan efektif. Metode yang digunakan selama penelitian yaitu kuantatif dan kualitatif.
Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan kapasitas hal ini adalah 4,5 m3, lokasi
TPS memiliki jarak sekitar ± 1 meter, memiliki atap namun tidak berfungsi sebagai
penutup menyebabkan adanya air lindi. Timbulan sampah Pasar Buton rata-rata
yaitu 1,01 L/m2/hari, volume sampah 0.809 m3 densitas sampah sebesar 172,02
kg/m3. Komposisi sampah sayuran 57,1%, sisa makanan 16,7%, kayu 3,5%, logam
0,4%, kertas 6,7%, kaca 0,6%, plastik 11,2%, karet 0,4% dan lainnya 3,4%.
Rekomendasi yang dapat diberikan terhadap TPS di Pasar Buton Kota Balikpapan
adalah desain dari volume eksisisting 4,5 m3 dengan dimensi panjang 3 meter, lebar
1 meter dan tinggi 1,5 meter, sampah dipisahkan TPS Pasar Buton dengan kapasitas
volume eksisting sebesar 4,5 m3 dengan memisahkan sampah organik dan sampah
anorganik, serta menambahkan penutup dan pintu otomatis pada TPS.