Abstract :
Peningkatan kebutuhan energi dan keterbatasan sumber daya fosil mendorong pengembangan energi berkelanjutan. Pada 2015, 59% energi terbarukan Uni Eropa berasal dari biomassa, dengan target peningkatan pemanfaatan dari 55% menjadi 75% pada 2050. Di Indonesia, produksi 49 juta ton CPO pada 2021 mendukung program biodiesel B30 yang dimulai sejak 2020 proses Transesterifikasi biodisel teknologi pirolisis LDPE menawarkan solusi ramah lingkungan dengan mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar cair. Kombinasi biodiesel berbasis limbah kelapa sawit dan minyak pirolisis LDPE dapat mengurangi limbah dan menghasilkan bahan bakar terbarukan yang efektif untuk mesin dieselPada uji performa mesin diesel menggunakan bahan bakar B0, B30, dan B50, B50 menunjukkan kinerja unggul dengan torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), dan efisiensi termal lebih baik dibandingkan B0. Contohnya, pada 1000 RPM dengan beban 1000 watt, torsi B50 sebesar 4,06 N.m lebih besar dari B0 (3,20 N.m), SFC B50 sebesar 605,246 gr/kWh lebih hemat dibandingkan B0 (890,993 gr/kWh), dan efisiensi termal B50 mencapai 14,4% dibandingkan B0 sebesar 9,7%. Penambahan kadar biodiesel meningkatkan torsi, efisiensi termal, dan mengurangi konsumsi bahan bakar.Pada penelitian ini campuran minyak disel dengan minyak plastik memberikan dampak positif dan menjadi rekomendasi energi alternatif dan terbarukan.